terperosok dalam indahmu
kamboja merah di sudutsudut
kau seret aku lalui hujan airmata
ini cinta, ini pedih, ini hidup
katamu: gilas saja luka itu biar terburai
lalu hujan itu menjadi laut;
pada laut itu kita berayun, membawaku
pada ombakmu. terperosok dalam gelungan,
manis: ini aku, pulang

Setiap hati mengenal kesedihannya sendiri, dan tak ada yang tak dapat turut dalam kesenangannya

surabaya, 2006

Advertisement